
TENGGARONG – Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menggelar pembacaan Maulid Al-Barzanji dan tausiah dalam rangkaian Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2026, Kamis (24/9/2026) malam, di Kedaton.
Berbeda dari malam-malam sebelumnya yang diisi prosesi Bepelas, malam Jumat dalam rangkaian Erau ini diisi dengan pembacaan syair puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin bersama kerabat Kesultanan, Asisten III Sekretariat Daerah Kukar Dafip Haryanto, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga, serta undangan lainnya.

Pembacaan Maulid Al-Barzanji oleh Grup Hadrah Al-Fattah Panji Tenggarong, diiringi tabuhan rebana. Pembacaan syair juga diwarnai pertunjukan rudat yang dibawakan 10 orang pria dengan gerakan khas menyerupai tari saman. Kemudian rangkaian kegiatan dilanjutkan tausiah oleh Pimpinan Majelis Taklim Anwarul Bahiyyah Samarinda H Ahmad Zaini.

Dalam sambutan Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri yang dibacakan Asisten III Dafip Haryanto, disampaikan bahwa Maulid Al-Barzanji tidak sekadar menjadi momentum mengenang sejarah kehidupan Rasulullah SAW, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati menegaskan, kehidupan keagamaan dan kebudayaan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Erau bukan hanya rangkaian kegiatan adat, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan adat, budaya, agama, sejarah dan kehidupan masyarakat dalam harmoni.
Pemkab Kukar juga menyampaikan apresiasi kepada Kesultanan, kerabat, panitia, ulama, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan rangkaian Erau Adat 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan persaudaraan serta mendorong Kukar menjadi daerah yang sejahtera, berbudaya dan religius.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh H Ahmad Zaini.

Sumber teks: kukarpaper.com
