TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Foorkopimda), menghadiri Merebahkan Pinang Ayu dalam rangka Erau Adat Kutai 2026. Bertempat di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (Museum Mulawarman), Tenggarong, Senin (28/9/2026).
Acara prosesi cakral tersebut, dipimpin langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, H. Aji Muhammad Arifin.
Dengan melibatkan pihak dihadiri serta didaulat oleh Sultan untuk ikut merebahkan tiang bersama Bupati Kukar Aulia Rahman, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm. Benny Budiman, dan Kajari Kukar Aji Kalbu Pribadi serta kerabat tinggi Kesultanan Kutai.
Merebahkan Pinang Ayu (tiang ayu) merupakan ritual sakral pemungkas yang menutup rangkaian adat Erau setelah berdiri selama sepekan.

Tiang ayu melambangkan pohon kehidupan sekaligus simbol kehadiran sang Sultan dalam tradisi Erau. Penurunan (rebahnya) tiang ini menandakan tuntasnya seluruh hajat budaya adat Kutai pada tahun tersebut.
Aula Rahman dalam kesempatan itu, mengatakan prosesi penurunan pinang ayu yang menandai prosesi sakral di acara erau adat Kutai 2026 sudah selesai.
Sultan sudah kembali boleh menginjakkan kakinya di tanah, dan setelah ini akan melanjutkan prosesi ke ziarah makam Sultan (Raja) Kutai. Kemudian dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Kukar, terkait dengan hari jadi/ulang tahun Kota Tenggarong ke-244.
“Karena ini merupakan bagian dari rangkaian keseluruhan erau adat Kutai 2026, dan kita akan menyelesaikan seluruh tahapan ini sehingga menjadi suatu rangkaian yang utuh dan tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya,’ ujarnya.
Selanjutnya, Bupati terkesan erau tahun ini sangat luar biasa sesuai dengan apa yang diharapkan karena pengunjungnya juga sangat luar biasa. Dan Pemerintah daerah berjanji pada Erau 2027 nanti itu akan dibuat lebih meriah dan semarak lagi.
Karena kata Bupati, untuk erau 2027 itu sudah ada beberapa pihak yang berkomitmen untuk bersama sama, dari pihak Provinsi Kaltim Gubernur dan Wagub sudah bersama sama berkomitmen juga ingin mensukseskan Erau 2027.

Kemudian, ada juga Kementrian Pariwisata dan Kementrian Kebudayaan serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dilingkup Pemkaba Kukar. Mereka juga berkomitmen yang sama untuk mensukseskan Erau 2027 nanti.
“Kita berharap ini yang akan kita coba orkestrasi untuk tahun 2027 sehingga bisa lebih semarak lagi, tanpa meninggalkan sisi sakralitas dari Erau itu sendiri,” harapnya.
Tetapi sakralnya tetap kita jaga dan sisi seremonial itu yang bisa kita kembangkan, dan untuk bisa terliat lebih semarak dan tentunya lebih terasa dimiliki oleh warga masyarakat Kukar.
Turut terlihat hadir dalam acara sakral tersebut, Sekda Kukar Sunggono, Asisten III Dafip Haryanto, dan para Kepala OPD dilingku Pemkab Kukar serta para tamu undangan lainnya.
Sumber: kukarpaper.com
