
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melakukan Safari Subuh ke 322. Kali ini dilaksankan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kukar, di Mushola Kantor Disdikbud setempat, Jumat (26/6/2026).
Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri memimpin kegiatan silaturahmi tersebut bersama Sekretaris Daerah Sunggono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Asisten Administrasi Umum, pimpinan OPD, tokoh agama, pengurus Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI), tenaga pendidik, kepala sekolah, pengawas, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah dipimpin Muhammad Taufik Al Hafiz. Dilanjutkan sambutan Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah, arahan Bupati Aulia, Kultum Ketua Badan Pelaksanan Masjid Agung Sultan Sulaiman, KH. Muhammad Bisyron dan ditutup silaturahmi Bupati dengan para jamaah yang hadir.

Dalam arahannya, Aulia menegaskan bahwa pendidikan merupakan sektor prioritas yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah.
Pendidikan adalah urusan wajib dan pokok setiap pemerintahan . Alokasi anggaran sebesar 20 persen akan tetap dipastikan mengalir untuk sektor pendidikan di Disdikbud Kabupaten Kukar. “Karena apa, sektor pendidikan merupakan aset terbesar dalam menentukan masa depan di daerah,” tegasnya.
Aulia menargetkan, terwujudnya Zero Anak Putus Sekolah di Kabupaten Kukar, dan menyebut tidak boleh ada lagi anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena kendala biaya, keterbatasan ruang kelas, maupun faktor geografis.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah, baik di pusat kota maupun kawasan hulu, pesisir dan pelosok.
“Kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Kukar harus setara. Masyarakat tidak perlu berpindah ke kota hanya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Pemkab Kukar berkomitmen mempercepat reformasi birokrasi di lingkungan pendidikan. Ia memberikan kewenangan penuh kepada Kepala Disdikbud Kabupaten Kukar untuk mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang menghambat upaya jalannya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kukar.
“Kami tidak akan berdiri di belakang, tetapi berdiri paling depan untuk mengawal guru dan Dinas Pendidikan dalam melakukan perbaikan di tubuh Disdikbud Kabupaten Kukar,” demikian pinta orang nomor satu di Kabupaten Kukar ini.
Sumber: kukarpaper.com
